Berkat Mbah Sirajudin ‘Babat Alas’, Masyarakat ‘Hujan’ Berkah Sumber Sira

Nampak wisatawan menikmati bermain air di wisata alam Sumber Sira (Foto: Hilmy / MALANGTIMES)

Nampak wisatawan menikmati bermain air di wisata alam Sumber Sira (Foto: Hilmy / MALANGTIMES)

Wisata alam Sumber Sira yang saat ini tengah menjadi primadona wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Malang nyatanya tidak muncul tiba-tiba, daerah Putukrejo yang menjadi lokasi wisata alam tersebut berasal dari ‘Babat Alas’ yang dilakukan tokoh setempat bernama Sirajudin atau Mbah Sira.

“Untuk yang babat alas adalah tokoh pertama yaitu mbah Sirajudin, yang kemudian diabadikan menjadi nama Sumber Sira,” ujar Ahmad Toha, Kepala Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Selasa (29/12/2015).

Ia mengungkapkan sebelum dijadikan tempat wisata seperti saat ini, sumber air tersebut sudah ada. “Dulu digunakan pemandian hanya untuk warga lokal dan saluran air bersih saja,” tambahnya.

Kemudian berkembang menjadi sumber air yang menyalurkan ari di beberapa desa, dua Kecamatan. Di Kecamatan Gondanglegi yang teraliri antara lain Desa Putukrejo, Sumberjaya, Ketawang, dan Desa Ganjaran. Sedangkan di Kecamatan Bululawang mengaliri Desa Gading dan Krebet.

Hingga berkembang saat ini menjadi lokasi wisata alam Sumber Sira yang dikelola oleh Karangtaruna Desa Putukrejo. Kemudian terkait keberadaan ganggang yang ada di wisata pemandian air tawar tersebut menurutnya sudah ada sejak dulu, bukan sengaja ditanami.

“Ganggangnya sudah dari dulu ada, sekarang sudah banyak dibuat mandi, dibiarkan satu minggu saja tumbuh panjang, dulu sempat kesulitan karena membersihkan namun sekarang dirawat dipotong apabila sudah panjang,” katanya.

Kunjungan di Sumber Sira semakin naik dari hari ke hari semenjak ada perawatan dan dibuka sebagai lokasi wisata. “Pengunjung nya sangat besar, di hari biasa sekira dua ratus orang, itu bukan hari libur ya, kalau sabtu minggu bisa seribu dua ribuan,” jelasnya.

Hal itu selaras dengan berkah yang diperoleh warga sekitar dengan dengan adanya adanya wisata alam tersebut, yang memunculkan lapangan kerja baru seperti warung makan, parkir, jasa penyewaan ban (pelampung), dan lain sebagainya.

Bahkan, menurut mitos yang berkembang apabila mandi di Sumber Sira, konon katanya dapat membuat lebih awet muda. “Airnya dari sumber yang sehat dan jernih bahkan sampai ada mitos kalau sering mandi disini bisa awet muda,” katanya.

Dengan membayar tiket masuk seharga seribu rupiah dan parkir dua ribu rupiah, pengunjung dapat dapat berelaksasi ria di Sumber seluas 1.500 hektare tersebut sekaligus berfoto ria dibawah air dengan latar belakang tanaman ganggang dan ikan-ikan bersliweran yang nampak bagaikan snorkeling di laut lepas. (*)

Pernah dimuat di: http://www.malangtimes.com/baca/8064/20151229/130512/berkat-mbah-sirajudin-babat-alas-masyarakat-hujan-berkah-sumber-sira/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *